Sumber: e-Renungan Harian .

Tanggal: Selasa, 18 Agustus 2009 .

Bacaan : Yeremia 26:1-15

Setahun: Yeremia 43-46

Nats: Oleh sebab itu, perbaikilah tingkah langkahmu dan perbuatanmu, dan dengarkanlah suara Tuhan, Allahmu, sehingga Tuhan menyesal akan malapetaka yang diancamkan-Nya atas kamu (Yeremia 26:13)

Judul: DIAM SAJA

Dalam miniseri HITLER:

The Rise of Evil yang bercerita tentang Adolf Hitler, sang pemimpin NAZI yang membantai jutaan orang pada 1940-an, terdapat sebuah kalimat, “The only thing necessary for the triumph of evil is for good men to do nothing.”

Kalimat ini dapat diterjemahkan, “Yang diperlukan oleh kejahatan untuk berjaya adalah orang-orang baik yang diam saja.” Yeremia hidup pada masa ketika kejahatan merajalela di Israel. Dalam situasi itulah ia diutus Tuhan untuk memperingatkan dan mempertobatkan bangsa Israel. Dapat kita katakan bahwa ia dipanggil untuk melawan arus, sehingga pesannya acap kali tidak menyenangkan hati para pendengarnya. Firman Tuhan hari ini adalah salah satu contohnya. Di situ ia menyampaikan teguran dan ancaman Tuhan bagi bangsa Israel (ayat 1-6). Tujuannya adalah supaya para pendengarnya bertobat (ayat 3). Sangat disayangkan bahwa akhirnya mereka justru marah dan ingin membunuh Yeremia (ayat 8,11). Namun, ketaatan dan keberanian Yeremia ini adalah sesuatu yang perlu kita teladani. Jika kita melihat sesuatu yang tidak baik sedang berkembang di sekitar kita, adalah tanggung jawab kita sebagai umat Allah untuk menyikapinya. Kalau bisa, kita rancang rencana-rencana yang akan mengubah keadaan. Kerap kali hal ini melibatkan kerja sama dengan orang lain yang juga sependapat dengan kita. Namun, jika itu tidak mungkin, setidaknya kita perlu berani berpendapat berbeda dan menyuarakan apa yang benar. Meskipun risikonya kita akan dikucilkan dan bahkan disingkirkan -ALS JANGAN BIARKAN APA YANG TIDAK BAIK BERJAYA KARENA KITA DIAM SAJA

Ayat Alkitab: Yeremia 26:1-15 1. Pada permulaan pemerintahan Yoyakim, anak Yosia raja Yehuda, datanglah firman ini dari TUHAN, bunyinya: 2. Beginilah firman TUHAN: “Berdirilah di pelataran rumah TUHAN dan katakanlah kepada penduduk segala kota Yehuda, yang datang untuk sujud di rumah TUHAN, segala firman yang Kuperintahkan untuk kaukatakan kepada mereka. Janganlah kaukurangi sepatah katapun! 3. Mungkin mereka mau mendengarkan dan masing-masing mau berbalik dari tingkah langkahnya yang jahat, sehingga Aku menyesal akan malapetaka yang Kurancangkan itu terhadap mereka oleh karena perbuatan-perbuatan mereka yang jahat. 4. Jadi katakanlah kepada mereka: Beginilah firman TUHAN: Jika kamu tidak mau mendengarkan Aku, tidak mau mengikuti Taurat-Ku yang telah Kubentangkan di hadapanmu, 5. dan tidak mau mendengarkan perkataan hamba-hamba- Ku, para nabi, yang terus-menerus Kuutus kepadamu, — tetapi kamu tidak mau mendengarkan — 6. maka Aku akan membuat rumah ini sama seperti Silo, dan kota ini menjadi kutuk bagi segala bangsa di bumi.” 7. Para imam, para nabi dan seluruh rakyat mendengar Yeremia mengucapkan perkataan-perkataan itu dalam rumah TUHAN. 8. Lalu sesudah Yeremia selesai mengatakan segala apa yang diperintahkan TUHAN untuk dikatakan kepada seluruh rakyat itu, maka para imam, para nabi dan seluruh rakyat itu menangkap dia serta berkata: “Engkau harus mati! 9. Mengapa engkau bernubuat demi nama TUHAN dengan berkata: Rumah ini akan sama seperti Silo, dan kota ini akan menjadi reruntuhan, sehingga tidak ada lagi penduduknya? ” Dan seluruh rakyat berkumpul mengerumuni Yeremia di rumah TUHAN. 10. Ketika para pemuka Yehuda mendengar tentang hal ini, pergilah mereka dari istana raja ke rumah TUHAN, lalu duduk di pintu gerbang baru di rumah TUHAN. 11. Kemudian berkatalah para imam dan para nabi itu kepada para pemuka dan kepada seluruh rakyat itu, katanya: “Orang ini patut mendapat hukuman mati, sebab ia telah bernubuat tentang kota ini, seperti yang kamu dengar dengan telingamu sendiri.” 12. Tetapi Yeremia berkata kepada segala pemuka dan kepada seluruh rakyat itu, katanya: “Tuhanlah yang telah mengutus aku supaya bernubuat tentang rumah dan kota ini untuk menyampaikan segala perkataan yang telah kamu dengar itu. 13. Oleh sebab itu, perbaikilah tingkah langkahmu dan perbuatanmu, dan dengarkanlah suara TUHAN, Allahmu, sehingga TUHAN menyesal akan malapetaka yang diancamkan-Nya atas kamu. 14. Tetapi aku ini, sesungguhnya, aku ada di tanganmu, perbuatlah kepadaku apa yang baik dan benar di matamu. 15. Hanya ketahuilah sungguh-sungguh, bahwa jika kamu membunuh aku, maka kamu mendatangkan darah orang yang tak bersalah atas kamu dan atas kota ini dan penduduknya, sebab TUHAN benar-benar mengutus aku kepadamu untuk menyampaikan segala perkataan ini kepadamu.”

Bacaan : 2 Korintus 3:1-6 Setahun: Yeremia 21-23 Nats: Kamulah surat pujian kami yang tertulis dalam hati kami, yang dikenal dan dapat dibaca oleh semua orang (2Korintus 3:2) Judul: SEBUAH PENSIL Seorang pembuat pensil sebelum mengutus pensilnya ke dunia memberikan empat pesan. (1) Kamu bisa melakukan sesuatu yang luar biasa, tetapi hanya jika kamu mau berada di tangan seseorang. (2) Kamu akan menderita setiap kali kamu diruncingkan, tetapi kamu perlu itu untuk menjadi pensil yang baik. (3) Bagian yang terpenting dari hidupmu adalah bagian yang ada di dalam, bukan bagian luarnya. (4) Pada permukaan mana pun juga, selalu tinggalkan jejakmu dan teruslah menulis. Ilustrasi di atas menyimpan kebenaran rohani yang luar biasa. Pertama, kita memiliki potensi yang luar biasa dan mampu melakukan hal yang besar. Hanya saja kalau kita membiarkan diri berada di tangan Tuhan. Kedua, ada kalanya kita akan mengalami proses-proses pengeratan dan peruncingan yang sangat menyakitkan. Itu membuat kita sangat menderita, tetapi mau tidak mau kita akan melewati proses itu demi kebaikan kita sendiri. Proses pengeratan kedagingan kita akan membuat karakter ilahi muncul dalam hidup kita. Ketiga, bagian yang terpenting dalam hidup kita adalah bagian yang ada di dalam. Jangan pernah terjebak dengan hal-hal yang hanya merupakan penampilan luar saja. Tuhan tidak pernah tergiur dengan topeng-topeng kita. Tuhan lebih melihat kedalaman hati kita. Keempat, di mana pun Tuhan taruh kita, selalu tinggalkan jejak atau “tulisan-tulisan” yang benar-benar bisa memengaruhi orang yang membacanya. Jadilah orang kristiani yang berpengaruh dan selalu meninggalkan kesan yang mendalam bagi setiap orang yang bertemu dengan kita

SUDAHKAH KITA MENJADI PENSIL YANG MENINGGALKAN GORESAN MENDALAM?

Christovita Wiloto

MENJADI TULUS DAN CERDIK

Kita  bersyukur  kita  selalu ada didalam lindungan dan pemeliharaan Tuhan, Tuhan tidak pernah membiarkan  kita bingung ,putus asa , merasa   sendiri dan tanpa harapan. Dia sudah memberi tahu terlebih dahulu apa yang akan terjadi, penganiayaan, ancaman , hinaan, dan sebaliknya penyertaanNya  terhadap semua murid dan orang-orang yang percaya kepadanya sampai akhir zaman. Namun  walaupun ada perlindungan dan penyertaan  Tuhan tidak berarti kita  boleh  mengabaikan keadaan sekitar.

(more…)

INTEGRITAS .

”Saya sejak training leadership saya selalu menjaga  integritas saya…., selalu berusaha jujur,  apa yang menjadi tugas  saya dengan segala daya saya menyelesaikannya, walaupun waktu saya terbatas, dengan sepenuh hati melakukannya.”Itu yang diucapkan oleh  seorang IBu  dengan penuh percaya diri dan mantap dalam suatu  pertemuan..

”  Iya bu….nanti saya datang rapat dan… sekali seminggu saya  kerja  setiap hari Sabtu  selama satu jam  untuk menyelesaikan tugas…..”, ini janji seorang gadis juga sudah mengkuti leadership  seminar ,dengan sangat meyakinkan dan ia  berusaha memberi kesan sebagai orang yang super sibuk dan serba bisa.. (more…)

MENGHARAP BERKAT TUHAN.

Sekarang   kita sering membaca iklan jadwal ibadah  dan KKR  di gereja-gereja. Baik itu di radio maupun di  surat kabar  lokal. Sudah pasti maksud dan tujuan  iklan promosi tersebut adalah agar banyak orang datang ke gereja , janji  mendapat mujizat kesembuhan dan  mendapat berkat –berkat  dari  Tuhan yang Pengasih ,  dari apa yang menjadi doa dan  harapan   keinginan selama ini.. (more…)

Tahun 2007 Anak  kami pulang ke tempat nya bekerja  , dengan menumpang mobil temannya .Ia duduk di tengah pada jok belakang.

Disaat  dia mulai agak mengantuk…tiba-tiba mobil mereka  meliuk-liuk . Dia  masih kurang sadar apa yang terjadi, karena agak mengantuk.:…braaaaakkkk….darrrr…..”mobil langsung  terbalik naik keatas mobil yan ditabrak.

Dengan cara bagaimana dia lupa , …dia sudah tertelungkup  bergelantungan , dengan badan setengah menjulur keluar tapi tidak bisa bergerak, pelan-pelan dia ditarik temannya yang  tidak cidera banyak  dari atas  mobil . (more…)

MENGHARGAI IBU-IBU MUDA.

Dalam    kegiatan   pelayanan ibu-ibu ,sering  terlihat adanya perbedaan dengan istri orang biasa. Betapa  golongan istri orang tertentu  mendapat perhatian  istimewa .Demikian juga  mereka sering mengeluarkan kata-kata dan sikap  yang meremehkan  ibu-ibu lain yang orang biasa..

Di  saat saya  masih sangat muda , masih mencari teman sahabat serta  seorang ibu yang saya tuakan untuk curhat…. Ternyata ada ibu-ibu  justru sering  membuat orang kepahitan sakit hati. (more…)

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.