INTEGRITAS .

”Saya sejak training leadership saya selalu menjaga  integritas saya…., selalu berusaha jujur,  apa yang menjadi tugas  saya dengan segala daya saya menyelesaikannya, walaupun waktu saya terbatas, dengan sepenuh hati melakukannya.”Itu yang diucapkan oleh  seorang IBu  dengan penuh percaya diri dan mantap dalam suatu  pertemuan..

”  Iya bu….nanti saya datang rapat dan… sekali seminggu saya  kerja  setiap hari Sabtu  selama satu jam  untuk menyelesaikan tugas…..”, ini janji seorang gadis juga sudah mengkuti leadership  seminar ,dengan sangat meyakinkan dan ia  berusaha memberi kesan sebagai orang yang super sibuk dan serba bisa..

Pada suatu  hari diadakan rapat , semua  pengurus sudah hadir, tetapi satu orang ibu  pemegang kunci acara  belum hadir… ditunggu-tunggu  dari jam 8.00 pagi sampai jam 12.00 siang. Ditelpon, di sms selalu bilang  ya  sedang diperjalanan….. begitulah kami menunggu dan  semua orang tua……..Akhirnya  dia datang dengan mantap langsung duduk …minta maaf  sebagai basa basi dan …..tidak merasa bersalah. Acara pun dimulai….ya ampun dia  permisi pulang duluan….setelah rapat selesai.Seolah-olah  kami tidak ada.

Saat  ada acara baru nongol  terus kelihatan paling sibuk supaya dianggap orang penting.Sebelumnya  jarang muncul . Sangat senang berjanji, mengiyakan sesuatu yang dia sendiri tidak yakin bisa atau tidak, yang penting  mengiyakan , perkara hadir atau tidak urusan belakang. Yang penting memberi kesan / citra sebagai orang yang super rajin bekerja, pandai  dan cekatan.

Gaya dan Perilaku tersebut  berulang-ulang  dilakukan  oleh kedua perempuan itu.. Ditegur secara halus tidak  berubah…..akhirnya ditegur secara keras. Ditanya : ” kenapa ibu sudah sering begitu dan  setiap diingatkan selalu  dilakukan kembali, apa ibu tidak tega menolak saya  supaya menyenangkan hati saya ? ”” Ia…” katanya…”maaf …. nggak enak menolak  ibu ”

:”..justru saya sangat suka dengan orang yang jujur , iya katakan ya, kalau tidak bisa katakan , tidak bisa. Atau katakan , saya bisa  jam sekian…..jam sekian , atau besok jam sekian, daripada  mau memperlihatkan sebagai orang yang  rajin dan setia , tapi selalu   tidak datang, itu tidak baik. Kalian masih muda , perjalanan hidup kalian masih panjang, tidak baik memperlakukan orang tua seperti itu..

“Kalau kamu  terus terang , saya bisa atur kegiatan lainnya, karena kegiatan saya yang lain juga banyak tidak hanya yang ini……coba  belajar profesional dan bertanggung jawab, kan kalian masih muda , masih panjang perjalanan, jadi belajar lah mengembangkan karakter dan etika  yang baik sebagai orang muda yang bertanggung jawab.

BETUL-BETUL SANGAT MENJENGKELKAN.

Itulah yang sering  terjadi dalam pergaulan ,  didalam suatu  organisasi.. Sering terjadi  bahwa orang salah   dalam  memahami  kata INTEGRITAS.

Bahwa integritas harus diceritakan kemana-mana dengan penuh kebanggaan.

” Semua perkataan baru dipercaya setelah  orang melihat apa yang kita dilakukannya”.    Itulah sebuah ungkapan.

Integritas adalah  suatu  karakter  seseorang yang   menjadi  kebiasaanya dalam hal ketulusan, kejujuran dan tanggung jawab, bukan untuk  diceritakan untuk sebagai kebanggaan..tetapi dilakukan dalam perbuatan sebagai wujud iman kita.

SEBAB DARI    BUAHNYALAH   POHON ITU DIKENAL” Matius  12:33

Advertisement